Sabtu, 08 Agustus 2009 Diposting oleh wushu gerak naga   2 komentar:

Liputan6.com, Huangsan: Cina menggelar sebuah turnamen Wushu selama akhir pekan di Pegunungan Kuning, Huangsan, Provinsi Anhui, sebelah timur Cina, belum lama ini. Tidak seperti turnamen Wushu sebelumnya, Turnamen Asosiasi Master Wushu (WMA) yang untuk pertama kalinya digelar ini, lebih banyak mempertandingkan duel ketimbang kesempurnaan gerak.

Alhasil, beberapa atlet gagal mempertunjukkan jurus-jurus cantik dan lebih memikirkan bagaimana caranya untuk mengkandaskan lawan. Siasat ini sengaja dilakukan Cina yang menginginkan cabang olah raga tradisional mereka untuk dipertandingkan di Olimpiade.

Sebanyak enam tim Wushu dari seluruh penjuru Cina pun ikut serta dalam kejuaran yang juga disebut sebagai Liga Wushu. Poin dalam pertandingan diperoleh berdasarkan 30 gerakan tradisional Wushu. Kedua atlet yang bertanding dilarang menggunakan sarung tangan dan mengincar kepala.

Hingga saat ini, Wushu masih dipandang sebagai cabang olahraga yang mengedepankan sisi keindahan gerak ketimbang duel. Saat ini, lebih dari 80 juta penduduk Cina bisa mempraktekkan jurus-jurus Wushu. Cina berharap, olahraga tradisional mereka mampu meraih status seperti Taekwondo yang bersal dari Korea dan Judo yang berasal dari Jepang untuk dipertandingkan di ajang Olimpiade.
Selengkapnya...

Kamis, 06 Agustus 2009 Diposting oleh wushu gerak naga   0 comments

Liputan6.com, Kaoshiung: Indonesia harus puas meraih medali perunggu dari cabang wushu melalui atlet Susyana Tjhan yang berlaga di kategori changquan putri, pada kejuaran World Games 2009 di Kaoshiung, Taiwan, Kamis (23/7). Medali emas dan perak masing-masing menjadi milik atlet Rusia, Daria Tarasova dan Vu Tra My asal Vietnam.

Sementara itu, Cina terlihat mendominasi kemenangan di cabang renang sirip. Ini merupakan cabang olahraga dimana para atlet berenang menggunakan sirip karet dan snorkel untuk mencapai titik finis. Di kategori 50 meter putri renang sirip, Zhu Baozhen mencatat waktu tercepat 15,1 detik disusul rekan senegaranya Xu Huanshan di posisi kedua, dan Yana Kasimova asal Rusia di posisi ketiga.

Sedangkan di 100 meter putra, lagi-lagi atlet Cina meraih medali emas. Miao Jing Wei berhasil menang dengan catatan waktu 35,95 detik. Sementara medali perak dan perunggu masing-masing menjadi milik Dmytro Sydorenko asal Ukraina, dan Andrea Nava asal Italia.

Cina lagi-lagi menyorot perhatian dengan kemenangannya dalam lomba rintangan 200 meter putri. Atlet Ling Yu berhasil memperoleh medali emas dengan catatan waktu 2 menit 8,11 detik, mengalahkan rekan senegaranya Yang Jie Qiao dan Yang Chin Kuei asal Taiwan. Untuk kategori putra, Zhang En Jian yang juga dari Cina berhasil menambah perolehan emas Cina. Zhang bahkan memecahkan rekor dunia dengan mencatat waktu tercepat 55,01 detik. Saingannya Federico Pinotti asal Italia, dan Benjamin Bilski asal Jerman hanya mampu berpuas hati dengan perolehan medali perak dan perunggu.

Kejuaraan World Games berlangsung sejak 17 Juli 2009 lalu. Posisi teratas klasemen sementara ini masih diungguli Rusia dengan perolehan total 11 medali emas. Sedangkan Cina berada di posisi kedua dengan total 10 medali emas, dan Prancis di tempat ketiga dengan delapan emas. World Games adalah ajang yang mempertandingkan olahraga non-cabang pertandingan Olimpiade.

Selengkapnya...

 
Blogger Template By Lawnydesignz